Posts

Showing posts with the label Budidaya Akuaponik

Penerapan Akuaponik di Luar Negeri

Image
  Karena kemarin kita sudah membahas tentang penerapan akuaponik di beberapa kota di Indonesia, sekarang kita akan membahas bagaimana penerapan akuaponik di luar negeri. Lanjut baca, yuk, untuk tahu lebih lanjut! Sistem Universitas Negeri Carolina Utara Pada tahun 1980-an Mark McMurtry (mantan mahasiswa pascasarjana) dan mendiang Doug Sanders (profesor) di North Carolina State University mengembangkan sistem budidaya ikan berdasarkan tangki ikan nila yang tenggelam di bawah lantai rumah kaca. Limbah dari tangki ikan diirigasi dengan tetesan ke hamparan sayuran hidroponik budidaya pasir yang terletak di permukaan tanah. Unsur hara dalam air irigasi yang diumpankan pada tanaman tomat dan ketimun, serta hamparan pasir dan akar tanaman berfungsi sebagai biofilter. Setelah dikeluarkan dari bedengan, air disirkulasikan kembali ke dalam tangki ikan. Satu-satunya masukan kesuburan ke sistem adalah pakan ikan (32 persen protein). Sistem simbiosis dengan penggunaan air yang rendah se...

Penerapan Akuaponik di Beberapa Kota

Image
  Penerapapan ilmu akuaponik ternyata sudah banyak diterapkan di beberapa kota. Di antaranya, ada kota Semarang dan Jepara. Kayak gimana, sih, penerapannya? Yuk, kita simak lebih lanjut seperti apa penerapan real dari sistem budidaya akuaponik ini! SEMARANG Saat ini Kota Semarang masuk dalam kategori 100 Resilient Cities, dari berbagai kota di dunia, yakni sebuah kota yang dikategorikan memiliki daya tahan kuat dan tangguh menghadapi tantangan. Perwujudan kota tangguh itu di antaranya melalui penyediaan pangan berkelanjutan, baik berupa budidaya darat maupun air di lahan yang terbatas.  Salah satunya dengan melibatkan kelompok masyarakat untuk pemenuhan pangan secara berkelanjutan, yakni komunitas petani akuaponik. Penerapan akuaponik ini, warga menggunakan konsep kolam budidaya ikan berukuran kurang lebih 2 x 4 meter dengan kedalaman air kurang lebih setengah meter, kemudian digabungkan dengan jalur instalasi akuaponik dari pipa paralon maupun netpot dan polybag. B...

Mengenal Para Pelaku Budidaya dan Bisnis Akuaponik di Indonesia

Image
  Setelah mengetahui bagaimana sistem akuaponik bekerja, cara merakit sistem akuaponik, dan bahkan mengetahui peluang bisnis dari akuaponik. Nah, sekarang kita akan membahas siapa saja orang-orang yang telah menerapkan sistem akuaponik dan menjadikannya sebagai usaha yang menguntungkan. Yuk kita simak postingan ini… MARK SUNGKAR Mark Sungkar merupakan ayah dari Zaskia dan Shireen Sungkar memang sudah tidak asing lagi di telinga. Namun, tahukah Anda bahwa pria kelahiran Surakarta, 22 Oktober 1948 silam ini ternyata ahli di bidang arsitektur dan pertanian. Ya, sebagai seorang arsitek, pria bernama lengkap Mubarak Ali Sungkar ini telah mendirikan PT. Green Homes Indonesia di tahun 2013 yang bergerak dalam bidang arsitektur dan rancang bangun rumah dengan konsep hijau. Salah satu konsep green homes yang diwujudkannya dengan mengaplikasikan sistem akuaponik. Sebagai bentuk keseriusannya, ia pun terus melakukan riset dan penelitian terkait akuaponik hingga saat ini. Pada awal ta...

FAKTA MENARIK TENTANG AKUAPONIK YANG HARUS KALIAN KETAHUI

Image
    Seperti yang telah dijelaskan pada artikel sebelum-sebelumnya, akuaponik merupakan konsep budidaya tanaman yang unik. Dimana, dalam budidayanya, memanfaatkan kombinasi antara akuakultur dan juga hidroponik. Hal tersebutlah yang menjadikan sistem budidaya ini unik daripada sistem budidaya yang lainnya,Loh. Nah… selain dari konsepnya yang unik, akuaponik ternyata juga memiliki beberapa fakta menarik yang wajib banget kita ketahui loh. Wah, pasti penasaran kan ? Yuk langsung simak artikel berikut :   FUN FACT AQUAPONICS a.   Akuaponik mampu m enghasilkan ±10 kali lebih banyak tanaman dalam jumlah ruang yang sama dengan konsep pertanian tradisional b.   Akuaponik merupakan sistem budidaya yang hemat energi karena   hanya m engkonsumsi energi sekitar 75% lebih sedikit daripada pertanian mekanis c.    Akuaponik merupakan sistem budidaya yang hemat air karena hanya m enggunakan air 80-95% lebih sedikit daripada metode pertanian tradis...